Apresiasi Forum Pemilik Hak Sulung (F- PHS) Tsingwarop Timika Papua Kepada Ibu Sri Mulyani yang sudah mau meletakkan Proses Bisnis Tambang Freeport Pada Pancasila dan UUD 4

Forum PHS Tsingwarop Timika Papua terus menyuarakan bahwa dalam proses negosiasi , harus dipertimbangkan Azas Hukum, Adat, Agama, Pancasila dan Undang-Undang Dasar dan UU, kami juga menyampaikan Apresiasi kepada Ibu Menteri Sri Mulyani Indrawati yang mau letakkan pembicaraan Negosiasi Tambang Emas terbesar dunia ini pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45, semua tidak ada kata terlambat, tergantung Rezim Presiden Jokowidodo kalo punya itikat baik terhadap Masyarakat pemilik Hak Ulayat di manapun berada, terutama di Timika Papua yang hak-haknya terlupakan selama 51 tahun dari Rezim pemerintahan ke Pemerintahan berikutnya.
Maka hari ini tanggal 3 Juli 2018 melalui Ibu Menteri sebagi pembantu presiden yang mengeluarkan sebuah pernyataan hebat terhap perlindungan SDA maupun SDM diletakkan kembalikan pada Pancasila dan UUD 45.
Kami Masyarakat Adat yang ada dalam F-PHS Tsingwarop akan terus menunggu itikat baik dari Pemerintah pusat (jakarta) kepada kami dengan mau melakukan Audiensi dengan Bapak Presiden Jokowidodo, Hal ini akan menjadi sejarah baru selama 51 tahun masyarakat Pemilik Emas di Bumi Cendrawasih Timika Papua baru mau dilibatkan.
Tentunya hal ini Menjadi Catatan sejarah Besar Bangsa Indonesia terhadap suatu proses bisnis dilakukan dengan mengedepankan Azas aturan dan ramah lingkungan, baik SDM maupun SDA.
Demikian berita ini perlu kami sampaikan agar perlu mendapat perhatian serius sebelum final proses Akusisi maupun proses bentuk negosiasi yang sementara berlangsung.
Timika, 04 Juli 2018
Penanggung Jawab Yafet Beanal  Ketua F –PHS dan Elfinus Omaleng Sekertaris.