Deklarasi Rumah Koalisi Indonesia Hebat Suara Untuk Calon Wakil Presiden di Lihat Secara Nasional

Jakarta, 15-7-2018 Hotel Milenium– Ungkapan RKIH kita tau saat ini banyak kriteria yang harus disuarakan untuk mendampingi bapak jokowi, kita mendampingi Bapak Jokowi dari usulan kita dalam posisi calon wakil presiden  dan itu harus dilihat secara nasional dimana untuk  menjadi wakil presiden harus bisa merangkul berbagai  agama, suku, kebudayaan, kepentingan karena bangsa ini milik seluruh rakyat Indonesia papar Sahala Tobing  di depan insan media. Dimana dari kita ada 5 figur yang akan dicalonkan untuk mendampingi Jokowi, salah satu yang terpilih adalah jenderal Moeldoko,alasannya adalah karena tingkat penolakan, resistensi baik elemen maupun masyarakat lebih sedikit.

Para insan media bertanya bagaimana seandainya yang dipilih oleh Jokowi bukan Moeldoko tapi Muhaimin, ketua Rumah Koalisi Indonesia Hebat (RKIH) kota/kabupaten  Sahala Tobing menjelaskan " bahwa Cak Imin ( Muhaimin)  merupakan bagian dari calon yang diusulkan tapi yang jadi masalahnya adalah hanya satu partai diantara dari sepuluh partai yang menang saat pemilu yang lalu, yang saat ini ada koalisi dan diluar koalisi maka resistensinya sangat besar karena partai partai lain tentunya akan mengusungkan jagoannya masing masing dan akhirnya  menjadi pertimbangkan".

Seandainya RKIH menarik diri  calon yang diusulkan ke Jokowi ditolak, Ketua RKIH Kota/kabupaten Bekasi bahwa yang mendampingi bapak jokowi ini apakah sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Dan apabila wakilnya bisa mewakili seluruh bangsa maka kita akan dukung dan kita tidak hanya mendukung secara personal saja tapi harus dilihat dari track record nya dan bisa menampung semua aspirasi masyarakat.

Harapan kami agar Bapak Jokowi bisa melihat Moeldoko bisa diterima  dan melihat kelebihannya yang sudah berbakti kepada bangsa dan negara yang harapkan agar Moeldoko bisa menjadi calon presiden karena resistensinya untuk ditolak masyarakat sangat rendah. Kami berharap agar Moeldoko bisa jadi calon wakil  presiden 2019-2024 .