Dompet Dhuafa Adakan Pelatihan Pengembangan Usaha Ekonomi Untuk Menumbuhkan Desa Tangguh Dan Produktif Bagi Masyarakat

Jakarta 10 Juli 2018,,,Dalam rangka HUT ke 25  Dompet Dhuafa merupakan perjalanan yang panjang dan patut mendapat acungkan jempol. Untuk  membangkitkan minat masyarakat dhuafa di wilayahnya masing-masing, Dompet Dhuafa mengadakan pemberdayaan di sektor ekonomi sejak tahun 1993 hingga 2017 mencapai total 680.383 jiwa.

Dalam keterangan persnya drg. Imam Rulyawan MARS selaku direktur utama Dompet Dhuafa Filantropi mengatakan  sebagai lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berhikmad mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dan danq ZISWAF (Zakat, infaq, Shadaqah, dan Wakaf) dan lainnya yang halal dan legal baik dari perorangan ataupun kelompok usaha/ lembaga akan terus memberikan, mensejahterakan kaum dhuafa yang ada di Indonesia maupun yang ada dibelahan dunia dengan dukungan para wakif.

Dengan usianya yang ke 25 tahun ini kami akan menjaga kepercayaan dari berbagai pihak untuk menyalurkan ZISWAF nya  " jelas nya.

Dengan bertambahnya usia Dompet Dhuafa terus melakukan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat desa berbasis tepat guna yang murah dan aplikatif.

Dompet Dhuafa mendorong komponen masyarakat yang memiliki kompetensi yang dapat bekerjasama melalui program grant making Dompet Dhuafa 2017 sebagai usaha menumbuhkan Desa Tangguh dan Produksi dengan mendorong 3 isu sentral yang dapat dijadikan sebagai dasar dari pengembangan program yang terbagi 3 bidang yakni peternakan, pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pesisir.

Diharapkan dengan upaya menumbuhkan Desa Tangguh dan Produktif dapat memberikan efek positif serta menciptakan daya saing kuat dalam rangka perekonomian global, menjaring minat masyarakat untuk memajukan pedesaan sehingga pertumbuhan kesejahteraan ekonomi baik kota maupuncl desa tidak mengalami ketimpangan ". tambah drg. Imam Rulyawan.