MasJoko: Cerdas Melawan HOAX Pesta Demokrasi

Jakarta, Senen 16 Juli 2018 - Ribuan informasi terkait kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) silih berganti masuk ke ruang publik setiap hari, baik melalui Aplikasi Percakapan, Media Sosial (Medsos), Media Arus Utama serta media lainnya. 

Sebagian informasi yang berseliweran di ruang publik tersebut, disertai data yang sahih dan juga fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun sebagian besar, informasi yang menyebar dan sampai kepada masyaraka, merupakan informasi yang fidak didasari pada data dan fakta (HOAX) maupun dalam bentuk berita bohong (Fake News). 

Sehingga dapat disimpulkan, informasi tersebut terkesan dibuat hanya untuk menggiring opini publik semata, demi memuaskan keinginan dari pihak pihak yang menyebarkan informasi. 

"Penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di ruang publik ini pun diyakini akan semakin ramai, terlebih informasi yang berlatarbelakang kepentingan politik. Sebab, saai ini bangsa Indonesia memasuki tahapan pesta demokrasi berupa Pemilihan Legislatif (Pileg) serta Pemitihan Presiden (Pilpres) yang digelar secara serentak pada tahun 2019 mendatang," kata Julia Bea Kurniawaty, Selaku Sekretaris MasJoko, Senen (16/7/2018).

Para politisi dipastikan akan meningkatkan penyebaran informasi yang fentu cenderung Iebih mengutamakan kepentingan dirinya sendiri maupun kelompoknya, baik unfuk menaikkan elektabilitas Calon Presiden (Capres), Calon Wakil Presiden (Cawapres) Calon Legislatif (caleg) maupun elektabilitas Partai Politik (Parpol) masing-masing. 

Akibatnya, opini masyarakat pun terbentuk hanya berlandaskan purtimbangan subjek.

Gerakan lntelektual Marhaenis Pro Jokowi 

Sekretaris MasJoko, Julia Bea Kurniawaty dalam sambutanya mengatakan, Gerakan Intelektual Marhaenis Pro Jokowi afau disingkat #MasJOKO, adalah gerakan yang diinisiasi Kaum Marhaenis untuk memastikan terpilihnya kembali Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI periode (2019 - 2024). 

"Untuk mewujudkan hat fersebut, #MasJOKO menuangkannya dalam Visi dan Misi," ujar Julia di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta, Senen 16 juli 2018.

Visi 

Mengawal Serta memastikan terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Pancasila, Gotong Royong dalam setiap keputusan dan kebijakan yang diambil pemerintah di bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi pada Periode kedua (2019 - 2024). 

Misi 

I. Mendorong arah opini publik terbangun secara objektif berdasarkan data-data yang sahih serta fakfa-fakta yang terferifikasi kebenarannya. 

2. Mendorong Kementerian dan Lembaga Pemerintah menyampaikan kepada publik informasi informasi berbasis data dan fakta terkait kinerja yang dicapai oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak awal memimpin sebagai Presiden RI Ke-7. 

3. Mendorong Kementerian dan Lembaga Pemerintah untuk melakukan percepatan perwujudan janji-janji kampanye Presiden Joko Widodo merujuk Visi Misi Kampanye Jokowi pada saat Pemilihan Presiden 2014. 

4. Mengevaluasi tingkat keberpihakan pemerintah terhadap kaum Marhaenis, mulai dari Petani, Nelayan, Buruh, Pekerja informal, serta kelompok masyarakat lainnya yang sejak lama selalu terpinggirkan