Jenderal Tito Karnavian Terus Memerintah (Satgas Saber Pungli) Seluruh Wilayah

Jakarta 19 Agustus 2019, Sesuai pedomannya saber pungli terus membenahi tanpa publikasi,  bukti bukan cuma basa basi. Belasan anggota Satpas SIM Polres Kediri yang diduga terima uang percaloan diangkut ke Polda Jatim untuk dimintai keterangan ditemukannya praktik tidak terpuji.

anggota dan PNS yang terkontaminasi pungli biaya pembuatan SIM bakal dikenakan tindakan.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kinerja Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) terus digencarkan ke seluruh wilayah. “Saya sudah perintahkan semua kapolda setiap bulannya di evaluasi,” papar Kapolri Jenderal polisi Tito Karnavian, yang lalu.

Bukti ketegasan Kapolri ditindak lanjuti , Satgas Saber Pungli polri Polda Jatim yang melakukan OTT (operasi tangkap tangan) di Polres Kediri. Hasilnya, 5 calo (pencari order) di lapangan, 7 PNS dan 12 anggota digelandang ke Polda untuk diperiksa.

Para pemohon SIM yang diuji PT PSP
Hasil pemeriksaan kelima calo tersebut masing-masing berinitial Har (36), Alex (40), Bud (43), Dwi (30), dan Yud (34), mengaku punya hubungan jaringan dengan orang dalam yang mempercepat proses pembuatan surat izin mengemudi tanpa uji atau tes dengan modusnya, kelima calo tersebut berhubungan dengan seorang PNS berinisial An (40), orang kepercayaan Kapolres kemudian An, menyetorkan hasil mereka daya warga lewat si calo ke Baur SIM. Hasil menaikkan bandrol layanan SIM dikumpulkan per minggu kemudian dibagi sesuai jabatan dan jatahnya dan kerap berkeliaran di satpas mereka ada yang melihat oleh anggota berpakaian preman.

OTT ini tertutup rapat, namun kabar yang berseliweran dua anggota Polwan Bripda C dan Bripka I ikut diamankan bersama barang bukti pungutan liar di luar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sejumlah Rp71.177.000, biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C. Biaya tersebut tak beda jauh dengan pembuatan SIM baru.

Sudah lama masyarakat Kediri Jatim resah lantaran dipersulit jika hendak membuat surat izin mengemudi (SIM) ujung-ujungnya harus lewat calo yang mereka bina. Untuk SIM C dikenakan biaya Rp500 ribu, pasti jadi begitu juga untuk SIM A. Dari keluhan masyarakat itulah Satgas Saber Pungli bergerak dan menjaring lima calo alias cabang loket.

Tapi dilapangan masih ada anggota yang nakal mendapatkan lebih dari aturan, praktek sudah lama berjalan.
Kritik dan saran warga tak pernah ditindak lanjuti. Diduga kuat pejabat setempat terlibat dan menerima setoran lebih banyak.