Napi Lapas Gunung Sugih doakan Indonesia Juara Asian Games 2018

Napi Lapas Gunung Sugih doakan Indonesia Juara Asian Games 2018

Gunung Sugih, INFO_PAS. ASIAN GAMES 2018 adalah ajang pertandingan olahraga terbesar yg di nantikan di Asia, apalagi dengan Indonesia menjadi tuan rumah, antusias masyarakat Indonesia menyambutnya, di berbagai daerah begitu banyak persiapan untuk memeriahkan ASIAN GAMES tersebut. Untuk mu para atlet Indonesia, begitu banyak harapan kami dari petugas lapas dan Narapidana, begitu banyak doa yg di panjatkan kepada kalian, harapan kami,  semoga kita mengibarkan bendera merah-putih di setiap pertandingan tersebut, semoga senyum kemenangan yg akan terlihat dari wajah kalian. Demikian disampaikan oleh Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani saat memimpin doa bersama pegawai dan Napi di Masjid Alfurqon Lapas. Jum'at, 10/8.

Syarpani menyampaikan bahwa indonesia harus jadi tuan rumah yang baik dan mempunyai mental juara.

"Untuk mu para atlet Indonesia, begitu banyak harapan kami dari petugas lapas dan Narapidana, begitu banyak doa yg di panjatkan kepada kalian, harapan kami,  semoga kita mengibarkan bendera merah-putih di setiap pertandingan", harap Syarpani.

Syarpani menegaskan bahwa selain Kemenangan Asian Games, kegiatan ini bertujuan mendoakan kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan,
Rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 dan doa korban bencana Lombok serta Bali.

" Selain doa menyukseskan penyelenggaraan Asian Games  kita mendoakan kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan,
Rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan  dan korban bencana, ", sambungnya.

Kegiatan akan direlay secara langsung melalui aplikasi zoom yang diikuti oleh Pejabat dan Petugas Pemasyarakatan dilingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, UPT Pemasyarakatan (Lapas, LPKA, Rutan, Bapas, Rupbasan, dan Rumah Sakit Pengayoman).
Tahanan, Narapidana dan Anak yang ada di Lapas, Rutan dan LPKA seluruh Indonesia.

Kontributor: Shintia R