Dies Natalis SKSG UI Ke-2 Usung Tema "Perdamaian di Tahun Politik"

Jakarta, beritash.com- Aksi kekerasan dan terorisme merupakan ancaman nyata bagi ketahanan dan keamanan Indonesia. Gerakan teror tidak pernah mati, mereka hanya bersembunyi. Keterlambatan dalam mendeteksi dan mencegah potensi aksi kekerasan dan terorisme akan berbahaya bagi Indonesia. Belakangan muncul tren gerakan radikal dan teror yang berlindung dibalik kebebasan dan demokrasi. Ketika pemerintah hendak membubarkan organisasi yang berpotensi mengganti ideologi negara juga sempat menjadi bulan-bulanan kritik, juga menjadi potret demokrasi Indonesia.

Potensi konflik di tahun politik perlu dicermati lebih lanjut, kontestasi politik elektoral akan menimbulkan gesekan di masyarakat, suka atau tidak, kita sebagai elemen bangsa perlu melakukan langkah langkah preventif, sehingga tahun politik yang sedang dan nanti akan kita jalani berjalan dengan kondusif.

Oleh karenanya, SKSG meluncurkan Rumah Perdamaian adalah inisiatif Pusat Kajian Stratejik dan Global (Center for Strategic and Global Studies). Rumah perdamaian adalah sebuah institusi untuk mengkaji, menelaah, dan membuat rekomendasi kebijakan untuk menangani konflik, resolusi konflik, isu terorisme, dan isu-isu kekerasan, yang kesemuanya berujung pada perdamaian.

Rumah Perdamaian adalah rumah bersama untuk terus mendorong pesan pesan perdamaian di Indonesia, yang nantinya berguna bagi penciptaaan kondisi damai di ranah nasional dan internasional.

Rumah Perdamaian akan bergerak dalam area kajian riset mendalam dan menyemai konsep perdamaian melalui program-program terencana dan terukur.

Dengan hadirnya Rumah Perdamaian, UI sebagai institusi pendidikan berharap mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia yang damai dan sejahtera. [Syaiful]