Bangun Tjipta Sarana Gelar Lomba Lari “Golden Run 2019' dan Charity Kepada Enam Mantan Atlet Naslonal "Event ini dalam rangka menyambut ulang tahun perseroan yang ke-5O tahun"

Jakarta, 14 Desember 2018 Dalam rangka menyambut HUT ke 50 Tahun, PT Bangun Tjipta Sarana sebagai perusahaan yang memiliki bisnis dan berpengalaman dibidang infrastruktur berencana akan menggelar Bangun Tjipta Golden Run 2019 yang akan digelar pada 20 Januari 2019 mandatang di Kawasan Plaza Timur Senayan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan dalam menyambut ulang tahun perseroan yang jatuh pada tanggal 28 Januari tahun depan.

Mengusung tema "Apresiasi Membangun Prestasi", kegiatan ini ditargetkan diikuti oleh 3000 pelari. Memperebutkan total hadiah senilai Rp150.000.000,dan puluhan doorprize menarik. Bangun Tjipta Golden Run 2019 membuka beberapa kelas perlombaan antara lain yaitu 5K Umum dan 5K Pelajat, 10K Open (lnternasional), 10K Master dan 10K Closed (Nasional). Untuk pendaftaran peserta sudah dibuka mulai tanggal 24 November 2018 lalu dengan biaya rincian biaya untuk kategori 5K sebesar Rp 150.000 dan kategori 10K sebesar Rp 200.000. Untuk informasi terkait pendaftaran dapat diakses melalui websitewww.banguntjiptaharun.com.

Hingga sekarang sejumlah pelari yang berasal dari sejumlah komunitas lari dan masyarakat umum telah mendaftarkan diri. Per hari ini, kami sudah mencapai lebih dari separuh target peserta ujar Muhadjir Manan Ketua Panitia Perayaan 50 tahun Bangun Tjipta Sarana.

”Melalui event ini, kami ikut mengkampanyekan gaya hidup sehat aktif dan sportifitas melalui olahraga seimbang sesuai dengan komitmen perusahaan untuk membantu mewujudkan Indonesia lebih maju. Selain itu, kami juga memberikan apresiasi kepada para mantan atlet yang dulu pernah ikut berprestasi harumkan nama bangsa khususnya di cabang olaharaga atletik,’ ujar Muhadjir lagi.

Bangun Tjipta Sarana juga akan memberikan apresisasi dan penghargaan dalam bentuk tabungan hari tua kepada 6 (enam) mantan atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia. Diantaranya Budi Septoadi (Medali Perunggu Sea Games, Estafet 4x400M), M. Hatta (Medali Perak Sea Games, 400M), Eduardus Nabunome (Medali Emas Sea Games dan Pemegang Rekor Nasional Marathon),

Suharyantao (Medali Emas Sea Games dan PON), Rohidin (Medali Emas PON, Jalan cepat), Samuel Elia Huawe (Medali Perunggu Sea Games, Lari Halang Rintang). Muhadjir Manan menambahkan, niat kami memberikan apresiasi adalah sebagai penghormatan

kepada para legenda atletik nasional yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Kami berharap tokoh-tokoh ini mampu menginspirasi bagi pemuda-pemuda Indonesia.

Lomba lari Golden Run ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT Re 50 dan juga diisi oleh beragam kegiatan lainnya. Yakni Turnamen Golf yang diikuti oleh mitra perseroan, kegiatan bakti sosial yakni donor darah dan sunatan massal yang tidak hanya digelar di Jakarta, namun juga di
sejumlah kota lainnya di Indonesia yang merupakan wilayah kerja Bangun Tjipta.

Jelang memasuki usia emasnya Bangun Tjipta telah memiliki segudang pengalaman dan kemampuan dalam menekuni bisnis di sektor konstruksi dan yang terkait konstruksi. Saat ini BTS memiliki 30 anak perusahaan yang bergerak di bidang investasi infrastruktur (jalan tol, sistem penyediaan air minum
(SPAM)), sektor properti dan perumahan, apartemen, hotel dan resort, lapangan golf.

Perseroan merupakan perusahaan investor swasta pertama di jaIan tol dan SPAM, selain itu Bangun Tjipta Sarana merupakan perusahaan pertama yang mampu membangun tanggul laut. Saat ini Bangun Tjipta Sarana mengelola beberapa proyek strategis nasional diantaranya SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung, Tol Samarinda Balikpapan dan sejumlah proyok strategis lainnya.

"Rangkaian perayaan ini sebagai wujud rasa syukur sebagai perusahaan yang didirikan pada 28 Januari 1969 memasuki usia 50 tahun hingga saat ini untuk terus berkontribusi dalam pembangunan negeri ini‘ Kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar perseroan, namun masyarak umum juga dapat ikut merasakan, memeriahkan serta menyemarakkan berbagai kegiatan
dipersembahkan oleh Bangun Tjipta," tutupnya.

Sekilas PT Bangun Tjipta Sarana:

Bangun Tjipta didirikan pada 28 Januari 1969 sebagai usaha kemitraan dengan nama CV Bangun Tjipta. Dengan modal pertama sebesar Rp 7,5 juta (USS 18.000 pada waktu itu), provek-provek pertama yang dikerjakan di antaranya stand pameran, gedung yayasan, dan gedung perusahaan farmasi. Namun dalam tiga tahun, Bangun Tjipta telah berhasil mencapai pendapatan tahunan
dalam jumlah milyaran rupiah.

Pada tahun 1972, CV Bangun Tjipta diubah menjadi PT Bangun Tjipta Sarana dan pada tahun 1990an melakukan diversifikasi usaha serta melakukan perubahan bisnis strategis menjadi perusahaan yang lebih berorientasi pada investasi seperti sektor infrastruktur jalan tol, pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM), sektor properti dan perumahan, apartemen, hotel dan resort, lapangan golf, agro industri; perkebunan sawit dan peternakan sapi hingga energi panas bumi.

Bangun Tjipta Sarana merupakan perusahaan swasta pertama yang membangun jalan Tol dan SPAM, selain itu yang tidak banyak orang tahu bahwa Bangun Tjipta Sarana merupakan perusahaan pertama yang mampu membangun tanggul Iaut. Dengan mengandalkan kemampuan Sumber Dava Manusia yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perusahaan, serta komitmen yang tak pernah padam terhadap pembangunan nasional, Bangun Tjipta Sarana tumbuh menjadi satu diantara perusahaan terkemuka dan diperhitungkan.

Kini, Bangun Tjipta Sarana telah menjadi perusahaan dengan reputasi sebagai grup bisnis terkemuka di Indonesia dengan lebih dari 30 anak perusahaan. Saat ini Bangun Tjipta Sarana menge|o|a beberapa proyek strategis nasional diantaranya SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung,Tol Samarinda Balikpapan dan sejumlah proyek strategis Iainnya.