UANG JAMAAH PT SBL HASIL SITAAN PN BANDUNG DI HABISKAN BERFOYA-FOYA UNTUK ISTRI-ISTRI AOM DAN GURU NGAJIPUN MENJERIT 

UANG JAMAAH PT SBL HASIL SITAAN PN BANDUNG DI HABISKAN BERFOYA-FOYA UNTUK ISTRI-ISTRI AOM DAN GURU NGAJIPUN MENJERIT 


Jakarta 4 September 2020 -Team awak media mendapatkan ada keganjilan dari hasil putusan PN Bandung mengenai kasus PT SBL yang mana uang yang mestinya di pulangkan langsung ke jamaah tapi malah putusannya di pulangkan ke jamaah tapi melalui tangan Aom. Dan akhirnya team awak media menelusuri kalau saat itu kondisi Aom masih dalam penjara dan yang di tunjuk Aom untuk mengatur pengembalian dana dan aset jamaah di duga di terima semuanya oleh subhan dan belum tau di alokasikan kemana saja. 

Kami dapatkan fakta-fakta kalau dananya di pergunakan untuk sebagian keberangkatan jamaah dan juga di pakai untuk penyelesaian perkaran aom hampir 3 Milyar rupiah dan sebagian lagi untuk keperluan istri- istri Aom. Ada yang menarik dari kasus PT SBL ini di balik penipuan yang menelan puluhan ribu korban bahkan penipuan berlangsung 2 kali ada sosok istri-istri dari direktur utama PT SBL ini yang menarik awak media untuk ditayangkan ada istri tua vella kurnia yang juga menerima uang ratusan juta dari uang jamaah hasil sitaan PN Bandung. 



Dan juga ada istri Muda yang berinisial Rini Team media mendapatkan gambar istri muda Aom di IG yang menampakkan gambar yang tidak senonoh sebagai cerminan istri seorang pengusaha travel. 

Hidup bermewah mewah dari hasil uang jamaah ?????, bahkan kami awak media mendapatkan bukti catatan dari uang yang di kembalikan PN Bandung yang mestinya di alokasikan ke jamaah justru di berikan juga ke istri-istri Aom mendapatkannya termasuk istri muda Rini mendapatkan dana dr uang jamaah sebesar Rp 375.000.000, Ini yang mungkin sebagian kecil yang kebetulan ketahuan dan bahkan dengar-dengar Juga istri muda ini kebagian rumah yang ada di area bandung. Muda dan cantik terawat Keluar masuk salon Keluar masuk hotel kami nampak dari IG nya berbanding terbalik dengan cerita panjang penderitaaan puluhan ribu jamaah yang berharap ada hasil sedikit yang bisa mereka dapat dari pemgembalian uang dan aset dari PN Bandung. Uang habis ....aset Habis di jual .... dan penambahan 5 juta rupiah pun habis dan akhirnya jamaah kembali menikmati penipuan yang kedua kalinya. 

Kami berharap ada keadilan di negeri ini dari bareskrim Mabes Polri dan aparat pemerintah utamanya dari kejaksaan yang yang akan memberikan vonis ke tersangka yang sudah melakukan penipuan berkali-kali setidaknya bisa berpikir untuk lain kali tidak ada lagi kasus seperti PT SBL ini. Jangan sampai Aset sama uang jamaah di kembalikan ke direktur perusahaan yg sudah menipu tersebut kerena tidak akan tertutup kemungkinan akan terulang kembali ke dua kalinya untuk menipu lagi. "Inilah yang terjadi di PT SBL," Ungkap Murni Armal salah satu koordinator yang lagi berjuang mewakili puluhan ribu jamaah dan diapun mengalami kerugian Milyaran di PT SBL ini. Kami telponan juga dengan salah satu jamaah yang kebetulan berprosesi sebagai guru ngaji di kampung duri tebet sudah bertahun tahun menabung untuk berangkat umroh yang lebih menyedihkan lagi beliau mengajak anggota pengajiannya ada sekitar 10 jamaah untuk ikut menabung dan si mak guru ngaji yang koordinir menyetorkan setiap bulannya ke rek PT SBL dan akhirnya dengan kejadian PT SBL harapannya untuk berangkat umroh tinggal mimpi. "Apalagi yang akan di harap lagi semuanya habis aset dan uang dr PN BAndung habis di bagi-bagi untuk kepentingan Aom mestinya mak kebagian sedikit ke untuk mak bisa pulangkan ke ibu-ibu pengajian,kasian mereka hanya buruh nyuci,ada yang tukang dagang nasi uduk juga ada istri-istri buruh bangunan yang menabung untuk umroh ini rata-rata orang susah yang punya impian ingin melihat makam Rasulllullah SWT ucap si mak guru ngaji Miris mendengarnya," ini hanya salah satu jamaah korban dari PT SBL. 



Dengan cerita di atas awak media menelusuri tempat pengajian dan gubuk guru ngaji ini Sangat menyedihkan Si mak guru ngaji akhirnya menanggung malu dan bebani materi untuk mengbalikan ke jamaahnya sementara untuk makan aja Mak juga sangat susah. Dengan nada lirih sambil tertunduk Dari cerita di atas betapa banyak rasa kecewa yg jamaah rasakan Semoga saja aparat negara segera menindak para penipu dan perampok uang jamaah.