KEMENPORA MENGGANDENG UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA BALI MENYELENGGARAKAN KEGIATAN FORUM KEPEMUDAAN


(JAKARTA)Beritash.com- Pandemi Covid-19 telah menjadi entitas genting dan sangat penting yang mendesak untuk ditangani dan diselesaikan oleh pemerintah dan gotong royong seluruh komponen masyarakat dan anak bangsa. Dalam kondisi semacam ini, dibutuhkan kualitas anak bangsa yang meiliki agility dan resiliensi . Adapun agility mengacu kepada ketangkasan atau kemampuan seseorang untuk merespon permasalahan dan perubahan secara cepat dan mudah. Dalam kondisi krisis seperti ini menjadi pribadi yang agile merupakan kebutuhan untuk dapat beradaptasi. Sedangkan resiliensi sendiri  adalah kapasitas seseorang untuk merespons secara sehat dan produktif ketika menghadapi kesulitan atau trauma, di mana hal tersebut penting untuk mengelola tekanan hidup sehari-hari atau dengan kata lain resiliensi adalah keuletan dan keteguhan seseorang. Resiliensi ini dibutuhkan oleh setiap orang karena akan menjadi sumber kekuatan yang membuatnya mampu bertahan dalam kondisi apa pun. Situasi pandemik Covid-19 tentu bukan situasi yang menyenangkan dan malah cenderung memberikan dampak negatif seperti menurunkan kesejahteraan hidup individu. Seperti kita ketahui bahwa pandemik Covid-19 ini telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia mulai dari aspek spiritual, aspek sosial, aspek finansial, aspek keluarga, aspek mental dan emosional. 


Hal ini menjadi Dasar Kementerian Pemuda dan Olah Raga bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha Bali dengan tema “Membangun Agility dan Resiliensi Pemuda di Masa Krisis” Selasa 8 Desember 2020 secara daring yang diikuti oleh 210 Peserta. Demikian disampaikan Asisten deputi Organisasi Kepemudan dan Pengawasan Pramuka Drs Abdul Rofur, M.Si.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh  Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Sambutan oleh Dr. H. M. Asrorum Ni’am Sholeh, M.A. dan menyampaikan pesan untuk tetap membangun sinergi antara pihak perguruan tinggi dan Kemenpora dalam upaya mengembangkan kepemudaan Indonesia.


Kegiatan yang semula diminati oleh 2000 pendaftar ini menghadirkan Narasumber antara lain Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Undiksha), Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd. (Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa Undiksha), Dr. Sukawati Lanang Perbawa, SH., MH. (Dosen Fakultas Hukum, Universitas Mahasaraswati, aktivis oragnisasi kepemudaan) dan Moderator : Putu Pipit Pricellia Eka Putri (Staff Direktur Jenderal Kajian Kebijakan Publik BEM REMA Undiksha).