Dimasa Pandemi Covid-19 RAjT Kartika Oman Berbagi Untuk Kaum Duhafa Dan Anak Yatim

(Beritash.com)-Cikarang-Bekasi-Dalam menyambut hari raya Idhul Adha 1442 H RAjT Kartika Oman saling berbagi untuk anak yatim, anak jalanan Cikarang Selatan dan kaum duhafa. Adapun acara di masa pandemi covid-19, pada hari Senin tgl, 19/07/2021 kita harus mematuhi prokes kesehatan 5M yaitu :
1.Mencuci tangan di air yang mengalir dan memakai sabun,
2.Memakai masker,
3.Jaga jarak ,
4.Menghindari Kerumunan,
5.Mengurangi di luar rumah(stay home).
Dalam acara kesempatan kali ini Kartika Oman mengadakan buka puasa bersama, berdo’a bersama dan berbagi makanan, buah-buahan, uang tunai dan lain-lain dengan 30 anak yatim piatu yayasan At Rosid Desa Pasir Sari, Kec Cikarang Selatan, 10 anak- anak pengamen jalanan Cikarang, Kaum Duafa dan juga para tetangga maupun di hadiri oleh beberapa rekan media atau wartawan total keseluruhan 100 orang. Semua melebihi target sekitar 60 orang tetapi persiapan sesuai dugaan, Alhamdulillah. Saya mengucapkan berterima kasih kepada ustad Lili dari Yayasan ar- rosid mengumpulkan adik-adik yatim piatunya, terima kasih kepada ketua  RT 06 Desa Pasir sari, kec.Cikarang Selatan atas nama Bapak Wawi dan pengurus mesjid At-Taqwa sebagai tuan rumah yang sudah menyiapkan tempat acara berlangsung bahkan menyediakan agar tetap mematuhi prokes di masa pademik seperti mencuci tangan dengan sabun tangan dan air yang mengalir. 

Beberapa rekan media yang sudah datang untuk berkunjung dan bertamu ikut serta dalam doa bersama lalu hadir juga Ketua RT 16 desa pasir Sari kec.cikarang selatan dari awal sampai berbagi yaitu berbagi makanan dikarenakan ini menyambut hari raya qurban jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 di masa pandemi covid-19 tahun ini. Dan lebaran Haji dimana qurban sapi dan kambing jadi nuasa menu makanannya dengan daging sapi beserta 4 sehat 5 sempurna seperti nasi, lauk pauk dan buahnya.

Sebanyak 100 orang terdiri dari anak yatim dan anak jalanan Cikarang Selatan sekitarnya bergembira dan ternyata bukan hanya anak yatim saja yang ikut acara tersebut ada beberapa anak-anak masih kecil tetangga sekitar rumah Tika.

Di mesjid ini kita di teras depan dapat menampung sekitar kurang lebih 200 orang.Dan 100 orang yang hadir beberapa anak yatim dan ibunya ikut serta untuk menyambut lebaran haji di malam takbir.

Sambil takbiran kita saling berbagi rejeki berupa uang tunai yaitu tetangga sekitar pasir Poncol dan lansia ikut hadir sedangkan kita undang adalah anak yatim dari yayasan arsyid Cikarang Selatan desa pasir Sari 30 orang dan anak jalanan pengamen jalan di Cikarang Selatan Bekasi ada 10 orang sebagai perwakilan, Jadi total 40 orang di tambah dengan pengurus mesjid 5 orang jadi 45 dan tamu undangan Wartawan 10 orang. 

Sedangkan yang di targetkan 45 orang dan Tika tidak sangka yang datang 100 orang dan ini sangat luar biasa. Alhamdulillah stok dari persiapan makanan dan uang tunai atau amplop dilebihkan ternyata lebih baik lebih daripada kekurangan. Dan juga seharusnya target 40 orang lebih amlopnya menjadi 100 karena," saya lebihkan juga takut melebihi target yang datang."

Semua saya kasi target harus lebihkan ini yang seperti ini adanya tak terduga sudah terbiasa dari kecil diajarkan oleh kedua orang tua saya untuk saling berbagi melihat ke bawah untuk membantu orang susah apalagi ditambah di era pandemi covid-19 tahun ini.

Kita harus berbagi karena itu sudah jadi kebutuhan hidup saya dan dari didikan kedua orang tua saya,"ujar Tika di depan para awak media pada saat wawancara selesai berbagi bersama anak yatim.
Hidup ini apabila kita lihat orang itu berbahagia dan tersenyum kayaknya nikmat yang ada di dalam suatu kebutuhan dimana adalah suatu konsumsi salah satu hobby saya adalah di tanamkan dalam diri saya khususnya Ibu saya mengajarkan untuk berbagi bersama dari santunan anak yatim dan anak jalanan baik untuk berbagi kaum duhafa yang lebih membutuhkan orang kesusahan kita bantu berapapun nilainya untuk berbuat baik kepada sesama manusia.

Acara berlangsung memenuhi prokes kesehatan covid-19 yaitu memasuki area acara harus mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, memakai masker apabila ada yang tidak menggunakan masker Kartika Oman memberikannya gratis, dan antiseptic dan semua berjalan lancar sesuai harapan Kartika Oman.