FILANTRA DUKUNG PORTER STASIUN TERDAMPAK PPKM DARURAT

Tingginya lonjakan kasus Covid 19 di Indonesia, mengakibatkan pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat. Hal ini turut berimbas langsung pada porter stasiun yang semakin sepi orderan dari penumpang kereta api.

"Sehari kadang gak dapat (uang), paling banyak bisa sampe 100, kalau lagi sepi dapat 15-20ribu atau ga dapat sama sekali" begitu ungkap pak Surya, salah satu porter di Stasiun Bandung.

Seperti yang kita ketahui, bahwa profesi porter ini tidak digaji oleh pihak stasiun, mereka pun membuat seragamnya sendiri. Dan penghasilan mereka hanya bergantung pada penumpang yang memakai jasanya untuk membantu mengangkat barang bawaan.

Melihat hal tersebut Filantra berupaya membantu perjuangan mereka dengan memberikan bingkisan sembako untuk para porter stasiun di beberapa wilayah di Indonesia.

Dalam bulan Juli 2021 Filantra telah menyalurkan bantuan sembako untuk porter di Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Kejaksan Cirebon, Stasiun Solobalapan dan stasiun lainnya.

Asep Nurdin, CEO Filantra menuturkan, "Kami turut prihatin dengan para porter yang lapangan kerjanya terimbas karena tingginya kasus covid ini, semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu mereka dan keluarga di rumah."

Tidak hanya sampai di sini, bantuan bingkisan untuk porter stasiun akan kembali Filantra salurkan kepada Porter Stasiun di Jogja, Semarang, Surabaya, Purwokerto dan Madiun.